RANGKUMAN IMBUHAN

1. Awalan Awalan atau prefiks adalah imbuhan yang diletakkan di bagian awal sebuah kata. Ada delapan macam prefiks bahasa Indonesia, yakni me-, di-, ber-, ke-, ter-, se-, pe-, ter-. Berikut contoh imbuhan awalan: me- + tonton= menonton di- + pukul= dipukul ber- + main= bermain ke- + kasih= kekasih ter- + bawa= terbawa, pe- + syair= penyair, dsb 2. Sisipan Sisipan atau infiks adalah imbuhan yang diletakkan di bagian tengah sebuah kata, seperti -e-, -em-, -er-, -el-. Berikut contoh imbuhan sisipan: gigi + (-er-)= gerigi tunjuk + (-el)= telunjuk guruh + (-em)= gemuruh, dsb 3. Akhiran Akhiran atau sufiks adalah imbuhan yang diletakkan di bagian akhir sebuah kata. Bahasa Indonesia memiliki tiga macam sufiks, yaitu -an, -kan, -i. Berikut contoh imbuhan akhiran: jual + -an= jualan beri + -kan= berikan kunjung + -i= kunjungi 4. Imbuhan gabung Imbuhan gabung atau konfiks merupakan gabungan antara awalan dan akhiran yang dibubuhkan secara langsung pada kata dasar. Contoh konfiks bahasa Indonesia antara lain: per-an, ber-an, di-i, peN-an, ke-an, me-kan, me-i, memper-i, memper-kan. Fungsi pembubuhan konfiks adalah untuk mengubah kategori kata dasar verba menjadi kata benda. Selain itu, ketika menggunakan konfiks, kedua kata dasar yang telah dilekatkan imbuhan ditulis gabung. Berikut contoh imbuhan gabung: uji coba + me(n)-kan= mengujicobakan tanggung jawab + per-an= pertanggungjawaban Imbuhan serapan Selain imbuhan awalan, sisipan, akhiran, dan gabungan awalan akhiran, ada juga yang disebut imbuhan serapan, seperti dikutip dari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal kisi kisi b,indo

Membuat cerita fiksi